Kamis, 01 November 2012
Wisata
Pantai PalabuhanRatu
Pantai
Palabuhanratu adalah sebuah tempat wisata di pesisir Samudra Hindia di
selatan Jawa Barat. Lokasinya terletak sekitar 60 km ke arah
selatan dari Kota Sukabumi.
Pantai ini dikenal memiliki
ombak yang sangat kuat dan karena itu berbahaya bagi perenang pantai.
Topografinya berupa perpaduan antara pantai yang curam dan landai, tebing
karang terjal, hempasan ombak, dan hutan cagar alam.
Tempat ini mempunyai daya tarik sendiri, sehingga
Presiden Soekarno mendirikan tempat peristirahatannya pada tahun 1960 di Tanjo
Resmi. Selain itu, atas inisiatif Soekarno pula didirikanlah Samudera Beach
Hotel, salah satu hotel mewah pertama yang dibangun di Indonesia ,
Selain hotel besar dan mewah
Samudera Beach Hotel, di daerah ini terdapat pula sejumlah hotel dan losmen
kecil, Pondok Dewata resor adalah salah satu villa mewah yang cukup laris
dikunjungi wisatawan. Tidak berapa jauh dari Pantai Palabuhanratu terdapat
beberapa lokasi wisata lainnya. Pantai Karanghawu, yang letaknya
sekitar 20 km dari pusat kota Palabuhanratu, merupakan pantai karang yang
menjorok ke laut dan berlubang di beberapa bagian itu. Bentuk karangnya lebih
mirip tungku, dalam bahasa Sunda disebut "Hawu". Pantai-pantai lain
yang terletak di daerah ini antara lain adalah Pantai Cibareno, Cimaja, Cibangban, Break Water, Citepus, Kebon Kelapa, dan Tenjo
Resmi.
Sekitar 17 km dari Pantai
Palabuhanratu terdapat sumber air panas di Cisolok,
yang airnya mengandung belerang yang
tinggi dan berguna bagi kesehatan.
Di seputar Palabuhanratu,
paling tidak ada sembilan titik lokasi untuk berselancar,
yaitu di Batu Guram, Karang Sari, Samudra Beach, Cimaja, Karang Haji,
Indicator, Sunset Beach, Ombak Tujuh sampai Ujung Genteng. Masing-masing pantai
mempunyai ombak dengan karakteristiknya sendiri.
Mitos
Masyarakat pantai selatan
khususnya Palabuhanratu percaya adanya penguasa laut
selatan yaitu Ratu Kidul. Konon, ia adalah seorang ratu yang cantik bagai
bidadari. Di Laut Selatan - nama lain dari Samudra Hindia -
sebelah selatan Pulau Jawa, ia bertahta pada sebuah kerajaan makhluk halus yang
besar dan indah.
Wisatawan dapat menjajal aura mistik yang
terdapat di Samudera Beach Hotel yang berada sekitar 300 meter dari pantai ini.
Di dalam hotel itu terdapat cerita mistik tentang keberadaan kamar No. 13 yang
konon menjadi persinggahan Ratu Laut Selatan, “Nyai Roro Kidul”. Kamar ini
sering dijadikan sebagai tempat bersemedi meminta ketenangan batin dan berkah
dalam hidup. Di kamar itu, wisatawan juga boleh melakukan semedi atau sekedar
melihat-lihat suasana kamar yang disakralkan tersebut. Begitu memasuki ruangan
itu, pelancong akan dikejutkan dengan suasana mistik dan desain ruangan yang
didominasi dengan warna hijau. Konon, warna itu merupakan kesukaan Nyi Roro
Kidul. Selain warnanya, aksesoris-aksesoris di kamar itu juga menggambarkan
suasana Istana Pantai Selatan yang cukup megah.
Pada bulan April biasanya
masyarakat sekitar Palabuhanratu mengadakan ritual upacara adat Hari Nelayan.
Hari Nelayan dimaksudkan sebagai syukuran atas rezeki yang telah mereka
dapatkan dari hasil laut dan agar dijauhkan dari bencana. Biasanya dalam
upacara ini disediakan sesaji berupa kepala kerbau yang
nantinya akan dilarung ke tengah laut.
Tempat – tempat wisata
di palabuhanratu
Pantai Palabuhanratu juga
dikenal sebagai tempat bertelur dan berbiaknya penyu yang
terancam punah, dan karenanya termasuk salah satu binatang yang dilindungi di
dunia. Namun demikian penyu-penyu di Pantai Palabuhanratu masih sering
ditangkapi untuk dimakan dagingnya sementara badannya dan kulitnya dijadikan
cendera mata dan telurnya diambil untuk dikonsumsi masyarakat.
Pantai pelabuhan ratu sangat cocok untuk kegiatan
olahraga surfing karena memiliki ombak yang besar dan ketinggian gelombang yang
stabil. Dengan kondisi air yang seperti itu, maka di pantai ini terdapat
beberapa tempat surfing
yang sering dikunjungi wisatawan, yaitu Batu Guram, Karang Sari, Cimaja, Karang
Haji, Indicator, Sunset Beach, Ombak Tujuh, dan Ujung Genteng. Beberapa tempat surfing
tersebut ramai dikunjungi para wisatawan tepatnya pada bulan Mei hingga
Oktober, saat kondisi ombak sedang tinggi.
Pantai ini memiliki keindahan batu karang yang menjorok ke laut,
banyak kegiatan yang bisa dilakukan pengunjung seperti memancing atau bersantai
menikmati percikan air dari pantai sambil memandang kapal-kapal nelayan.
Pengunjung juga bisa melihat pendaratan kapal nelayan sepulang dari melaut,
dapat berkunjung ke tempat pelelangan ikan sekitar pukul 11.00—13.00 WIB. Pada
jam-jam tersebut biasanya para nelayan sedang mendaratkan kapal-kapalnya. Ada
petualangan menarik lainnya, sebagai sarana belajar dan pengetahuan, bahwa
Pantai Palabuhanratu juga dikenal sebagai tempat bertelur dan berbiaknya penyu
yang jampir punah, karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab yang sering
menangkap penyu-penyu tersebut untuk tujuan tertentu.
Fasilitas pantai pelabuhan ratu sangat lengkap, dari hotel mewah
hingga losmen kecil di daerah pantai.Kawasan wisata ini juga dilengkapi dengan
tempat pelelangan ikan (TPI) yang menjual berbagai macam ikan laut seperti
cakalan, layur, cumi-cumi, bawal, udang, dan lain-lain dalam kondisi masih
segar. Pelancong dapat membawa pulang ikan-ikan laut itu untuk oleh-oleh keluarga
di rumah.
Minggu, 28 Oktober 2012
Bersamamu Aku Tegar
Ku sadar..disini arti ketulusan yang sesungguhnya
Yang tak kudapati...di tempat lain!
Ku mengerti..makna kebersamaan yang sebenarnya
Hanya denganmu..bukan yang lain!
Disini juga, tak pernah ada kebohongan, seperti tempat lain
Semua berjalan jujur, tanpa pura-pura
Ini bukan basa-basi...seperti kata politisi
Sahabatku.....arti kejujuran yang nyata
Tawa dan canda terdengar lepas di semua bahagiaku
Tangis pun mengalir pilu di setiap dukaku
Kurasakan beban itu, bukan apa-apa
Selagi bisa kita berbagi dalam suka dan sedih
Sahabatku, Tuhan telah mengirim malaikat
Yang bersemayam di jiwamu
Kini kutau mengapa? Tuhan memilihmu
Hadir diantara tawa dan tangisku
Engkau adalah pilihan dari kehendak-Nya
Sahabatku, waktu terus berjalan..itu artinya
Harus melangkah terus kedepan
Jalan ini sangat panjang, takkan kuat sendirian
Beratnya hidup, harus diperjuangkan
Sahabatku, bersamamu aku hidup
Bersamamu aku tegar
Tak goyah, meski di hadang badai
Sahabat..! yakinlah
Bersama, kita akan tegak berdiri
Jangan pikul sendiri semua beban
Biarlah segala menjadi milik kita
Sumber : http://carakata.blogspot.com/2012/05/puisi-untuk-sahabat-kumpulan-puisi.html
Engkau lah Surgaku
Hari ini aku bertanya
Untuk diriku sendiri
Sederhana, tapi tak sesederhana itu
Untuk menjawabnya
Butuh waktu
Perjuangan
Kesungguhan
Entah...apa lagi
Tanya yang harus ku jawab
Dengan, benar..pasti
Hingga ku yakin
Itu...pasti benar
Tuhan..Engkau bilang
Surga ditelapak kaki ibu
Makna yang terbalut bahasa
Yang sulit ku terjemahkan
Biarkan ku coba mencari
Mulai hari ini..dan seterusnya.
Hingga kuberhenti
Kudapati semua jawab
Ibu...
Ijinkan aku mencari Surgamu
Yang masih rapat...tersimpan
Diantara rimbun belantara hidup
Ibu...
Kumohon petuahmu
Apa kan kubuat
Untuk bahagiamu
Ibu...
Tunjukkanlah
Arah mana kan ku tuju
Timur, selatan, barat atau utara
Tuk kudapat ungkap semua-jawab
By: Wong Alasan
sumber : http://musttrie-art.blogspot.com/2012/02/puisi-ibu-doamu-ibu.html
Rabu, 24 Oktober 2012
doa seorang mukmin
ya
Allah
tenangkanlah jiwaku
redamlah emosiku
tundukkanlah nafsuku
hilangkanlah dendamku
kuatkanlah imanku
ya Allah
istirahatkanlah diriku malam ini dengan hati dan pikiran yang damai, tenang dan bahagia.
tenangkanlah jiwaku
redamlah emosiku
tundukkanlah nafsuku
hilangkanlah dendamku
kuatkanlah imanku
ya Allah
istirahatkanlah diriku malam ini dengan hati dan pikiran yang damai, tenang dan bahagia.
ya Allah, bangunkanlah diriku di sepertiga malam, dan
kuatkanlah untuk melaksanakan qiyamullail.
Ya Allah, yang maha pemurah lagi maha penyayang, jadikanlah esok hari ilmuku, imanku, ibadahku dan rezkiku lebih baik dari hari ini.
amiin.
Ya Allah, yang maha pemurah lagi maha penyayang, jadikanlah esok hari ilmuku, imanku, ibadahku dan rezkiku lebih baik dari hari ini.
amiin.
Sabtu, 30 Juni 2012
Pengaruh
teknologi terhadap budaya organisasi
v Pengertian
budaya organisasi
Menurut Hofstede ( 1991
) “ budaya oraganisasi adalah apa persepsi para pekerja dan bagaimana persepsi
tersebut membentuk pola – pola kepercayaan , nilai – nilai dan ekspektasi – ekspektasi
“Menurut Greiner et al ( 1995 ) “budaya organisasi merupakan suatu pola dari niali – nilai , keyakinan – keyakinan , kebiasaan – kebiasaan yang dimiliki dan dipegang bersama serta diadopsi oleh orang – orang yang membentuk suatu organisasi “
Budaya
organisasi adalah sebuah pola asumsi dasar yang diciptakan , ditemukan atau
dikembangkan oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan dalam berprilaku
dalam organisasi . dimana akan diturunkan kepada anggota baru sebagai cara
melihat , berfikir , dan merasa dalam organisasi .
Budata
adalah keyakinan , sikap , dan nilai – nilai yang dipegang dan ada dalam sebuah
organisasi .
Budaya
organisasi mengacu pada hubungan yang unik dari norma – norma , nilai – nilai ,
kepercayaan dan cara berprilaku yang menjadi ciri bagaimana kelompok dan
individu dalam menyelesaikan sesuatu masalah . budaya merupakan system aturan
informal yang menjelaskan bagaimana seseorang berprilaku dalam sebagian besar
waktu nya .
Dalam buku
handbook of Human Resource Management Practice oleh Michael Armstrong pada
tahun 2009 , budaya organisasi adalah nilai , atau norma , keyakinan , sikap
dan asumsi yang merupakan bentuk bagaimana orang – orang dalam organisasi
berprilaku dan melakukan sesuatu hal yang bisa dilakukan . nilai adalah apa
yang diyakini bagi orang – orang dalam berprilaku dalam oranisasi . norma adalah aturan yang tidak
tertulis dalam mengatur prilaku organisasi seseorang .
v Fungsi budaya organisasi
Budaya oranisasi
memiliki beberapa fungsi dalam suatu organisasi , antara lain :
I.
budaya
memiliki suatu peran batas-batas penentu; yaitu, budaya menciptakan perbedaan
antara satu organisasi dengan organisasi yang lain.
antara satu organisasi dengan organisasi yang lain.
II.
budaya
berfungsi untuk menyampaikan rasa identitas kepada anggota-anggota organisasi.
III.
budaya mempermudah penerusan komitmen hingga
mencapai batasan yang lebih luas, melebihi batasan ketertarikan individu.
IV.
budaya mendorong stabilitas sistem sosial.
Budaya merupakan suatu ikatan sosial yang membantu mengikat kebersamaan
organisasi dengan menyediakan standar-standar yang sesuai mengenai apa yang
harus dikatakan dan dilakukan karyawan.
V.
budaya
bertugas sebagai pembentuk rasa dan mekanisme pengendalian yang memberikan
panduan dan bentuk perilaku serta sikap karyawan.
v Pengaruh teknologi terhadap
Kreatifitas individu dan team
Dalam
hal ini teknologi sangat membantu setiap individu dalam mengembangkan
kreativitas yang mereka miliki dengan cara memanfaatkan teknologi yang terus
berkembang dengan setiap individu dapat dengan mudah menyampaikan atau
memberikan kerativitas yang mereka miliki untuk dipergunakan dalam membantu
kinerja mereka atau pun organisasi tempat mereka berdiskusi.
Dan
juga dapat membantu setiap team dalam mengumpulkan semua kreativitas dari
anggota team lainnya dengan cara memanfaatkan teknologi yang ada atau
disediakan, dan dengan teknologi yang ada tersebut, sebuah team dapat dengan
mudah memilih dengan mudah mengembankan kreativitas yang baik dan sesuai dengan
tujuan dari team tersebut. Dengan teknologi yang terus berkembang sampai saat
ini memberikan kemudahan kepada setiap individu atau team dalam mengembangkan
kreativitas yang mereka miliki dengan memanfaatkan teknologi yang benar untuk
memajukan kinerja dari suatu team atau organisasi dala menjalankan tugas atau
dalam memecahkan sebuah masalah.
Dan
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi juga telah memberikan pengaruh terhadap dunia
pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran, komunikasi sebagai media
pendidikan dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon,
komputer, internet, e-mail, dsb. Pada saat ini banyak bermunculan produk TIK
dalam membantu proses pembelajaran yang telah mengubah wajah pembelajaran
tradisional yang ditandai dengan interaksi tatap muka antara guru dengan siswa
baik di kelas maupun di luar kelas, dalam hal ini kreativitas dan kemandirian
sangat diperlukan untuk mampu beradaptasi dengan berbagai tuntutan khususnya
dalam menyikapi perkembangan TIK, karena kemandirian merupakan kunci utama bagi
individu untuk mampu mengarahkan dirinya ke arah tujuan dalam kehidupannya.
Sehingga pembelajaran dengan dukungan TIK memungkinkan dapat menghasilkan
inovasi karya-karya baru yang orsinil, memiliki nilai yang tinggi, dan dapat
dikembangkan lebih jauh untuk kepentingan yang lebih bermakna. Melalui TIK akan
diperoleh berbagai informasi dalam lingkup yang lebih luas dan mendalam
sehingga meningkatkan wawasannya. Hal ini merupakan rangsangan yang kondusif
bagi berkembangnya kemandirian anak terutama dalam hal pengembangan kompetensi,
kreativitas, kendali diri, konsistensi, dan komitmennya baik terhadap diri
sendiri maupun terhadap pihak lain.
http://www.psikologizone.com/pengertian-budaya-organisasi/06511817 (http://insearch.unibi.ac.id/jurnal/2012/02/12/47/detail/teknologi_informasi_dan_komunikasi_inovasi_bagi_dunia_pendidikan) http://selalucintaindonesia.wordpress.com/2012/06/14/pengaruh-teknologi-terhadap-budaya-organisasi/
Selasa, 05 Juni 2012
KELOMPOK DALAM
ORGANISASI KELOMPOK
v Definisi kelompok
dan bagaiman kelompok tebentuk
kelompok itu adalah kumpulan orang
yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaannya dan saling berinteraksi
(Paul B Horton) . ada juga pendapat lain kelompok itu adalah kumpulan manusia yang memiliki kesadaran bersama akan
keanggotaanya dan saling berinteraksi. Maka dari semua itu menimbulkan
kelompok-kelompok sosial/social group, sehingga untuk terbentuknya suatu
kelompok tersebut diperlukannya beberapa persyaratan, yaitu:
o
Adanya kesadaran sebagai dari suatu kelompok
o
Memiliki suatu struktur,kaidah serta pola perilaku yang
sama
o
Mempunyai norma-norma yang mengatur hubungan di antara
anggotanya
o
Mempunyai kepentingan bersama
o
Adanya interaksi dan komunikasi diantara anggotanya
Menurut lapisan di dalam
masyarakat , kelompok di bagi menjadi 2 :
o
Kelompok Horisontal yaitu anggota dari kelompok ini
berada pada suatu tingkat sosial yang sama. Jadi kelompok ini mempunyai banyak
kesamaan di dalam kehidupan anggotanya karena mungkin taraf ekonomi anggota
kelompok ini sama dan juga punya pola hidup yang sama pula. Ex:serikat
buruh,serikat tani
o
Kelompok vertical yaitu para anggota ada pada berbagai
tingkat dari tingkat yang tinggi sampai tingkat yang rendah,karena kelompok ini
rata-rata ditentukan oleh kesamaan hobby semata,hal ini ditunjukkan oleh
keragaman latar belakang dari para anggotanya. Ex:kumpulan pengemar sepeda
lowrider.
(Teori Paul B Horton dan Chester L Hunt buku
sosiologi jilid 1 edisi ke 6)
Terbentuknya kelompok itu memang tidak
semuanya sama, ada yang secara kebetulan ,paksaan maupun sukarela.Karena semua
itu tergantung dari situasi dan kondisi kelompok tersebut. Memang pembentukan
kelompok itu diawali dengan adanya presepsi ,perasaan atau motivasi dan tujuan
yang sama dalam memenuhi kebutuhannya, karena hal itu merupakan suatu proses
dasar dari terbentuknya suatu kelompok
Pembentukan kelompok diawali dengan
adanya suatu perassan atau presepsi yang sama dalam memenuhi suatu kebutuhan.
Setelah itu akan timbul suatu motivasai untuk memenuhinya, sehingga
ditemukannya suatu tujuan yang sama dan akhirnya interaksi yang terjadi
membentuk suatu kelompok .
Pembentukan kelompok dilakukan dengan
menentukan masing-masing kedudukan anggotanya (siapa yang menjadi anggota dan
ketua). Pada interaksi yang terjadi suatu saat akan memunculkan perbedaan
antara individu satu dengan yang lainnya sehingga timbul suatu perpecahan
(konflik). Perpecahan yang terjadi biasanya bersifat sementara karena adanya
kesadaran pentingnya arti dari suatu kelompok tersebut, sehingga anggota
kelompokberusaha menyesuakan diri demi kepentingan bersama. Dan pada akhirnya
setelah terjadi penyesuaian, perubahan dalam kelompok mudah terjadi.
Menurut Robert Bierstedt, kelompok
memiliki banyak jenis dan dibedakan berdasarkan ada tidaknya organisasi,
hubungan sosial antara kelompok, dan kesadaran jenis. Bierstedt kemudian
membagi kelompok menjadi empat macam:
• Kelompok statistik, yaitu kelompok
yang bukan organisasi, tidak memiliki hubungan sosial dan kesadaran jenis di
antaranya. Contoh: Kelompok penduduk usia 10-15 tahun di sebuah kecamatan.
• Kelompok kemasyarakatan, yaitu
kelompk yang memiliki persamaan tetapi tidak mempunyai organisasi dan hubungan
sosial di antara anggotanya.
• Kelompok sosial, yaitu kelompok
yang anggotanya memiliki kesadaran jenis dan berhubungan satu dengan yang
lainnya, tetapi tidak terukat dalam ikatan organisasi. Contoh: Kelompok
pertemuan, kerabat.
• Kelompok asosiasi, yaitu kelompok
yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis dan ada persamaan kepentingan pribadi
maupun kepentingan bersama. Dalam asosiasi, para anggotanya melakukan hubungan
sosial, kontak dan komunikasi, serta memiliki ikatan organisasi formal. Contoh:
Negara, sekolah.
v Jenis – jenis kelompok
Macam-macam
jenis / bentuk kelompok
o
Kelompok
Formal dan Informal
Kelompok Formal
Ditandai dg peraturan/anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dan pembagian tugas yang jelas Ex : Partai Politik, Koperasi
Kelompok Formal
Ditandai dg peraturan/anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dan pembagian tugas yang jelas Ex : Partai Politik, Koperasi
o
Kelompok
Informal
Tidak didukung oleh peraturan/anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang ada. Sifatnya berdasarkan kekeluargaan dengan perasaan simpatik. Kelompok terbuka dan tertutup
Kelompok terbuka adalah suatu kelompok yang secara tetap mempunyai rasa tanggap akan perubahan dan pembaharuan
Kelompok tertutup adalah suatu kelompok yang kecil kemungkinannya untuk menerima perubahan dan pembaharuan atau memiliki kecenderungan untuk tetap menjaga kestabilan yang telah ada.
Kelompok primer Dan SekunderTidak didukung oleh peraturan/anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang ada. Sifatnya berdasarkan kekeluargaan dengan perasaan simpatik. Kelompok terbuka dan tertutup
Kelompok terbuka adalah suatu kelompok yang secara tetap mempunyai rasa tanggap akan perubahan dan pembaharuan
Kelompok tertutup adalah suatu kelompok yang kecil kemungkinannya untuk menerima perubahan dan pembaharuan atau memiliki kecenderungan untuk tetap menjaga kestabilan yang telah ada.
o
Kelompok
Primer
Merp kelompok sosial dimana interaksi sosial terjadi yg anggotanya saling mengenal dekat & memiiki hubungan yg erat dlm kehidupan
Merp kelompok sosial dimana interaksi sosial terjadi yg anggotanya saling mengenal dekat & memiiki hubungan yg erat dlm kehidupan
o
Kelompok
sekunder:
Terjadi apabila interaksi sosial dilakukan secara tidak langsung, berjauhan dan sifatnya kurang kekeluargaan. Hubungan sifatnya lebih objektif.
(Ex : Partai politik, Himpunan serikat pekerja, dll)
Terjadi apabila interaksi sosial dilakukan secara tidak langsung, berjauhan dan sifatnya kurang kekeluargaan. Hubungan sifatnya lebih objektif.
(Ex : Partai politik, Himpunan serikat pekerja, dll)
v
Konflik dan
penyelesaian yang biasa terjadi di dalam kelompok
konflik yang biasa terjadi dalam kelompok:
• penolakan: konflik menyebabkan tidak nyaman
• kompetisi: konflik memunculkan pemenang
• kompromi: ada kompromi & negosiasi dalam konflik untuk meminimalisasi kerugian
• akomodasi: ada pengorbanan tujuan pribadi untuk mempertahankan hubungan
• kolaborasi: mementingkan dukungan & kesadaran pihak lain untuk bekerja bersama-sama.
• penolakan: konflik menyebabkan tidak nyaman
• kompetisi: konflik memunculkan pemenang
• kompromi: ada kompromi & negosiasi dalam konflik untuk meminimalisasi kerugian
• akomodasi: ada pengorbanan tujuan pribadi untuk mempertahankan hubungan
• kolaborasi: mementingkan dukungan & kesadaran pihak lain untuk bekerja bersama-sama.
v
Strategi penyelesaian konflik
pendekatan penyelesaian konflik oleh pemimpin dikategorikan dalam dua dimensi ialah kerjasama/tidak kerjasama dan tegas/tidak tegas. Dengan menggunakan kedua macam dimensi tersebut ada 5 macam pendekatan penyelesaian konflik adalah :
pendekatan penyelesaian konflik oleh pemimpin dikategorikan dalam dua dimensi ialah kerjasama/tidak kerjasama dan tegas/tidak tegas. Dengan menggunakan kedua macam dimensi tersebut ada 5 macam pendekatan penyelesaian konflik adalah :
o Kompetisi
penyelesaian konflik yang menggambarkan satu pihak mengalahkan atau mengorbankan yang lain. Penyelesaian bentuk kompetisi dikenal dengan istilah win-lose orientation.
penyelesaian konflik yang menggambarkan satu pihak mengalahkan atau mengorbankan yang lain. Penyelesaian bentuk kompetisi dikenal dengan istilah win-lose orientation.
o Akomodasi
penyelesaian konflik yang menggambarkan kompetisi bayangan cermin yang memberikan keseluruhannya penyelesaian pada pihak lain tanpa ada usaha memperjuangkan tujuannya sendiri. Proses tersebut adalah taktik perdamaian.
penyelesaian konflik yang menggambarkan kompetisi bayangan cermin yang memberikan keseluruhannya penyelesaian pada pihak lain tanpa ada usaha memperjuangkan tujuannya sendiri. Proses tersebut adalah taktik perdamaian.
o Sharing
suatu pendekatan penyelesaian kompromistis antara dominasi kelompok dan kelompok damai. Satu pihak memberi dan yang lkain menerima sesuatu. Kedua kelompok berpikiran moderat, tidak lengkap, tetapi memuaskan.
suatu pendekatan penyelesaian kompromistis antara dominasi kelompok dan kelompok damai. Satu pihak memberi dan yang lkain menerima sesuatu. Kedua kelompok berpikiran moderat, tidak lengkap, tetapi memuaskan.
o Kolaborasi
bentuk usaha penyelesaian konflik yang memuaskan kedua belah pihak. Usaha ini adalah pendekatan pemecahan problem (problem-solving approach) yang memerlukan integrasi dari kedua pihak.
bentuk usaha penyelesaian konflik yang memuaskan kedua belah pihak. Usaha ini adalah pendekatan pemecahan problem (problem-solving approach) yang memerlukan integrasi dari kedua pihak.
o Penghindaran
menyangkut ketidakpedulian dari kedua kelompok. Keadaaan ini menggambarkan penarikan kepentingan atau mengacuhkan kepentingan kelompok lain.
menyangkut ketidakpedulian dari kedua kelompok. Keadaaan ini menggambarkan penarikan kepentingan atau mengacuhkan kepentingan kelompok lain.
o Interaksi
win –win
berpikir menang-menang merupakan sikap hidup, suatu kerangka berpikir yang menyatakan : “saya dapat menang, dan demikian juga anda, kita bisa menang”. Berpikir menang-menang merupakan dasar untuk dapat hidup berdampingan dengan orang lain. Berpikir menang-menang dimulai dengan kepercayaan bahwa kita adalah setara, tidak ada yang di bawah ataupun di atas orang lain. Hidup bukanlah kompetisi. Mungkin kita memang menjumpai bahwa dunia bisnis, sekolah, keluarga, olah raga adalah dunia yang penuh kompetisi, tetapi sebenarnya kita sendirilah yang menciptakan dunia kompetisi. Hidup sebenarnya adalah relasi dengan orang lain. Berpikir menang-menang bukanlah berpikir tentang menang-kalah, kalah-menang, atau pun kalah –kalah.
berpikir menang-menang merupakan sikap hidup, suatu kerangka berpikir yang menyatakan : “saya dapat menang, dan demikian juga anda, kita bisa menang”. Berpikir menang-menang merupakan dasar untuk dapat hidup berdampingan dengan orang lain. Berpikir menang-menang dimulai dengan kepercayaan bahwa kita adalah setara, tidak ada yang di bawah ataupun di atas orang lain. Hidup bukanlah kompetisi. Mungkin kita memang menjumpai bahwa dunia bisnis, sekolah, keluarga, olah raga adalah dunia yang penuh kompetisi, tetapi sebenarnya kita sendirilah yang menciptakan dunia kompetisi. Hidup sebenarnya adalah relasi dengan orang lain. Berpikir menang-menang bukanlah berpikir tentang menang-kalah, kalah-menang, atau pun kalah –kalah.
o Win-lose
(menang – kalah).
Paradigma ini mengatakan jika “saya menang, anda kalah “. Dalam gaya ini seseorang cenderung menggunakan kekuasaan, jabatan, mandat, barang milik, atau kepribadian untuk mendapatkan apa yang diinginkan dengan mengorbankan orang lain. Dengan paradigma ini seseorang akan merasa berarti jika ia bisa menang dan orang lain kalah. Ia akan merasa terancam dan iri jika orang lain menang sebab ia berpikir jika orang lain menang pasti dirinya kalah. Jika menang pun sebenarnya ia diliputi rasa bersalah karena ia menganggap kemenangannya pasti mengorbankan orang lain. Pihak yang kalah pun akan menyimpan rasa kecewa, sakit hati, dan merasa diabaikan.
Sikap menang-kalah dapat muncul dalam bentuk :
menggunakan orang lain , baik secara emosional atau pun fisik, untuk kepentingan diri.
Mencoba untuk berada di atas orang lain.
Menjelek-jelekkan orang lain supaya diri sendiri nampak baik.
Selalu mencoba memaksakan kehendak tanpa memperhatikan perasaan orang lain.
Iri dan dengki ketika orang lain berhasil
Paradigma ini mengatakan jika “saya menang, anda kalah “. Dalam gaya ini seseorang cenderung menggunakan kekuasaan, jabatan, mandat, barang milik, atau kepribadian untuk mendapatkan apa yang diinginkan dengan mengorbankan orang lain. Dengan paradigma ini seseorang akan merasa berarti jika ia bisa menang dan orang lain kalah. Ia akan merasa terancam dan iri jika orang lain menang sebab ia berpikir jika orang lain menang pasti dirinya kalah. Jika menang pun sebenarnya ia diliputi rasa bersalah karena ia menganggap kemenangannya pasti mengorbankan orang lain. Pihak yang kalah pun akan menyimpan rasa kecewa, sakit hati, dan merasa diabaikan.
Sikap menang-kalah dapat muncul dalam bentuk :
menggunakan orang lain , baik secara emosional atau pun fisik, untuk kepentingan diri.
Mencoba untuk berada di atas orang lain.
Menjelek-jelekkan orang lain supaya diri sendiri nampak baik.
Selalu mencoba memaksakan kehendak tanpa memperhatikan perasaan orang lain.
Iri dan dengki ketika orang lain berhasil
o Lose-win
(kalah – menang).
Dalam gaya ini seseorang tidak mempunyai tuntutan, visi, dan harapan. Ia cenderung cepat menyenangkan atau memenuhi tuntutan orang lain. Mereka mencari kekuatan dari popularitas atau penerimaan. Karena paradigma ini lebih mementingkan popularitas dan penerimaan maka menang bukanlah yang utama. Akibatnya banyak perasaan yang terpendam dan tidak terungkapkan sehingga akan menyebabkan penyakit psikosomatik seperti sesak napas, saraf, gangguan sistem peredaran darah yang merupakan perwujudan dari kekecewaan dan kemarahan yang mendalam.
Dalam gaya ini seseorang tidak mempunyai tuntutan, visi, dan harapan. Ia cenderung cepat menyenangkan atau memenuhi tuntutan orang lain. Mereka mencari kekuatan dari popularitas atau penerimaan. Karena paradigma ini lebih mementingkan popularitas dan penerimaan maka menang bukanlah yang utama. Akibatnya banyak perasaan yang terpendam dan tidak terungkapkan sehingga akan menyebabkan penyakit psikosomatik seperti sesak napas, saraf, gangguan sistem peredaran darah yang merupakan perwujudan dari kekecewaan dan kemarahan yang mendalam.
o Lose-lose
(kalah – kalah)
biasanya terjadi jika orang yang bertemu sama-sama punya paradigma menang-kalah. Karena keduanya tidak bisa bernegosiasi secara sehat, maka mereka berprinsip jika tidak ada yang menang , lebih baik semuanya kalah. Mereka berpusat pada musuh, yang ada hanya perasaan dendam tanpa menyadari jika orang lain kalah dan dirinya kalah sama saja dengan bunuh diri.
biasanya terjadi jika orang yang bertemu sama-sama punya paradigma menang-kalah. Karena keduanya tidak bisa bernegosiasi secara sehat, maka mereka berprinsip jika tidak ada yang menang , lebih baik semuanya kalah. Mereka berpusat pada musuh, yang ada hanya perasaan dendam tanpa menyadari jika orang lain kalah dan dirinya kalah sama saja dengan bunuh diri.
o Win
(menang)
orang bermentalitas menang tidak harus menginginkan orang lain kalah. Yang penting adalah mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Orang bermentalitas menang menjadi egois dan akan mencapai tujuannya sendiri. Jika hal ini menjadi pola hidupnya maka ia tidak akan bisa akrab dengan orang lain, merasa kesepian, dan sulit kerja sama dalam tim.
orang bermentalitas menang tidak harus menginginkan orang lain kalah. Yang penting adalah mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Orang bermentalitas menang menjadi egois dan akan mencapai tujuannya sendiri. Jika hal ini menjadi pola hidupnya maka ia tidak akan bisa akrab dengan orang lain, merasa kesepian, dan sulit kerja sama dalam tim.
o Win-win
(menang-menang)
menang-menang adalah kerangka pikiran dan hati yang terus menerus mencari keuntungan bersama dalam semua interaksi. Menang-menang berarti mengusahakan semua pihak merasa senang dan puas dengan pemecahan masalah atau keputusan yang diambil. Paradigma ini memandang kehidupan sebagai arena kerja sama bukan persaingan. Paradigma ini akan menimbulkan kepuasan pada kedua belah pihak dan akan meningkatkan kerja sama kreatif.
menang-menang adalah kerangka pikiran dan hati yang terus menerus mencari keuntungan bersama dalam semua interaksi. Menang-menang berarti mengusahakan semua pihak merasa senang dan puas dengan pemecahan masalah atau keputusan yang diambil. Paradigma ini memandang kehidupan sebagai arena kerja sama bukan persaingan. Paradigma ini akan menimbulkan kepuasan pada kedua belah pihak dan akan meningkatkan kerja sama kreatif.
v
Pengalaman
saya dalam organisasi kelompok
Dulu saya pernah ikut serta
dalam kegiatan kelompok panitia “17 agustus” di daerah tempat saya tinggal ,
dalam kegiatan kelompok tersebut saya menjadi “seksi acara” untuk acara
tersebut , saya dituntut untuk mengatur jalan nya acara , dan membuat jadwal acara
nya , itu pengalaman pertama saya dalam organisasi . di dalam organisasi kecil seperti diatas juga
banyak sekali konflik yang terjadi , mulai konflik internal dari para
“panitia”acara nya sampai konflik pada kegiatan acaranya , factor yang paling
dominan dalam konflik itu adalah factor komunikasi , struktur tugas maupun
struktur organisasi , factor sifat , dan lingkungan .
Refrensi :
Kamanto Sunarto, 1985, Pengantar
Sosiologi sebuah bunga rampai, Jakarta: Yayasan Obor indonesia.
Drs. J.b.a.f maijor polak,1985, Suatu Buku Pengantar Ringkas, cetakan ke
sebelas, Jakarta: Ichtiar Baru-Van Hoeve
K.J.Veeger, 1990, Realitas Sosial,
Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Horton. B Paul, dan Hunt L. Chester. 1999. sosiologi. Jakarta : airlangga
Wiyarti, Sri Mg dan
Widada Sutapa Mulya. 2007. “Sosiologi.” Surakarta: UNS Press.
Anonimous, 2000. Western Philosopic
Thought.http://members.aol.com/rhrrr/philmodn.htm, dikunjungi 13 Oktober 2000
Beerling, Kwee, Mooij, dan Van Peursen, 1997. Pengantar Filsafat Ilmu. Cet.ke-4. Alih Bahasa: S. Soemargono. Tiara Wacana, Yogyakarta.
http://fisip.uns.ac.id/blog/yonie/2010/05/11/pengertian-kelompok/
Langganan:
Postingan (Atom)






